Sabtu, 11 April 2020

KIASAN DASAR DALAM KEPRAMUKAAN

KIASAN DASAR DALAM KEPRAMUKAAN

Kiasan dasar merupakan gambaran yang mendasari dan melatar belakangi suatu kegiatan. Kiasan dasar kepramukaan adalah ungkapan yang digunakan secara simbolik dalam penyelenggaraan pendidikan kepramukaan.
A.      Kiasan dasar kepramukaan bersbumber pada :
a.    Sejarah perjuangan bangsa Indonesia
b.    Budaya bangsa Indonesia

B.       Pelaksanaan Kiasan Dasar dalam Gerakan Pramuka, diantaranya
No
SATUAN/GOLONGAN/
KEGIATAN
NAMA
KIASAN DARI
1.       
Kantor Pusat Kegiatan
Kwartir
Markas
2.       
Pramuka usia 7-10 tahun
Siaga
Perjuangan Budi Utomo untuk menSIAGAkan rakyat. Ditandai dengan Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908
3.       
Pramuka usia 11-15 tahun
Penggalang
Perjuangan para pemuda Indonesia dalam menGALANG persatuan dan kesatuan bangsa, pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
4.       
Pramuka usia 16-20 tahun
Penegak
17-8-1945 diTEGAKkannya Negara Kesatuan Republik Indonesia
5.       
Pramuka usia 21-25 tahun
Pandega
MePANDEGAi (memelopori) pembangunan dan mengisinya setelah kemerdekaan tahun 1945.
6.       
Satuan Pramuka Siaga
·  Barung
·  Perindukan
Tempat penjaga rumah bangunan. PERINDUKAN (tempat menginduk)
7.       
Satuan Pramuka Penggalang
·  Regu
·  Pasukan
Gardu; pangkalan untuk meronda,
Tempat suku berkelompok
8.       
Satuan Pramuka Penegak
Sangga
Rumah kecil untuk penggarap sawah/ladang
9.       
Satuan Pramuka Pandega
Racana
Pondasi, alas tiang umpak atap
10.   
Anggota Dewasa
Pembina
Membina bangsa dan negara
Andalan
Para pemimpin yang bisa diandalkan

C.      Penggunaan Kiasan Dasar, sebagai salah satu unsur terpadu dalam kepramukaan, dimaksudkan untuk mengembangkan :
1.    Imajinasi peserta didik
2.    Mendorong kreativitas dan keikutsertaannya dalam kegiatan
 D.      Kiasan pada masing-masing golongan yang menjelaskan tingkat-tingkat yang ada :
1.    Arti Kiasan golongan Siaga (S) : Memulai pembangunan dengan membutuhkan bantuan kesabaran yang tinggi dan penataan yang baik. Siaga terdiri dari tiga tingkatan yaitu :
a)         Siaga Mula
b)        Siaga Bantu
c)         Siaga Tata

2.    Arti Kiasan Penggalang (G) : Bangsa kita mencari ramuan atau bahan-bahan serta kemudian dirakit, atau disusun dan akhirnya kita terapkan dalam pembangunan bangsa dan negara.
Penggalang terdiri dari tiga tingkatan yaitu :
a)         Penggalang Ramu
b)        Penggalang Rakit
c)         Penggalang Terap
3.    Arti Kiasan Penegak (T) : dalam Pembangunan memerlukan atau membutuhkan bantara-bantara atau ajudan, pengawas, kader pembangunan yang kuat, baik, terampil dan bermoral yang sanggup melaksanakan pembangunan.
Penegak terdiri dari dua tingkatan yaitu :
a)      Penegak Bantara
b)      Penegak Laksana
4.      Untuk Golongan Pandega, hanya terdiri satu tingkatan saja yaitu Pandega.

Kiasan dasar diciptakan sedemikian rupa agar menarik, menantang, sesuai kebutuhan, situasi dan kondisi peserta didik. Oleh karena itu penggunaan kiasan dasar disesuaikan oleh tingkat perkembangan jiwa peserta didik.
Contoh kiasan dasar untuk :
(a)    Siaga               : hal-hal yang fantastis.
(b)   Penggalang     : hal yang bersifat kepahlawanan, perjuangan.
(c)    Penegak          : hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat
(d)   Pandega          : simulasi tentang jabatan kepemimpinan

Sumber :
Sunardi, Andri Bob.2016.Boyman Ragam latih Pramuka.Bandung: Darma Utama.
Anggadiredja, Jok, dkk.2011. Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar. Jakarta: Kwatir Nasional Gerakan Pramuka.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar